[The Indonesian for Palestinian |IfP]

[Masyarakat Indonesia Menentang Kolonialisme Israel]

Hamas dan Fatah Janji Bertukar Tahanan

Hamas dan Fatah Janji Bertukar Tahanan

Kamis, 26 Februari 2009 14:14 WIB
AFP
KAIRO–MI: Kelompok Palestina Fatah dan Hamas bertukar janji Rabu (25/2) malam untuk saling membebaskan tahanan pihak lainnya di Gaza dan Tepi Barat sebagai isyarat kemauan baik pada malam pembicaraan persatuan nasional.

Pembicaraan nasional, diperkirakan akan mulai Kamis ini di Kairo dengan sekitar 12 kelompok Palestina, berusaha untuk membentuk pemerintah persatuan yang akan dapat mengambil bagian dalam pembicaraan damai dengan Israel dan mengawasi pekerjaan rekonstruksi di Gaza setelah tiga pekan serangan Israel di wilayah itu Desember dan Januari.

Fatah dan Hamas setuju untuk membentuk dua komisi guna “mengerjakan penutupan berkas tahanan dalam waktu yang tidak melebihi akhir pembicaraan nasional itu”, kata pernyataan yang dikeluarkan setelah pembicaraan antara kedua kelompok tersebut di Kairo. Mereka tidak menetapkan kerangka waktu bagi akhir pembicaraan tersebut.

Pejabat Fatah Azam al-Ahmed mengatakan Hamas, kelompok Islam yang menang dalam pemilihan parlemen pada 2006, telah mencabut tahanan rumah yang diterapkan pada beberapa pemimpin Fatah di Jalur Gaza.

Pemimpin Hamas Mahmoud al-Zahar mengatakan Fatah sejauh ini telah membebaskan 80 dari sekitar 400 tahanan Hamas di Tepi Barat yang diduduki Israel. Delegasi Fatah di Kairo telah menghubungi pemimpin mereka, Presiden Palestina Mahmoud Abbas, untuk membebaskan lebih banyak lagi tahanan, tambahnya.

Persaingan antara kedua kelompok itu memburuk pada 2007 ketika pasukan Hamas mengusir Fatah dari Gaza dalam perebutan kekuasaan yang berubah menjadi kekerasan.

Kedua kelompok besar itu memiliki perbedaan fundamental mengenai bagaimana menghadapi Israel. Hamas mencadangkan hak untuk memerangi Israel, meskipun mereka siap menerima gencatan senjata 18 bulan, sementara Fatah telah melepaskan kekerasan dan meletakkan semua harapannya pada pembicaraan.

Hubungan itu khususnya makin dingin Desember dan Januari pada saat serangan Israel ke Gaza. Sebanyak 1.300 warga Palestina tewas dalam operasi besar-besaran itu, termasuk sekitar 700 warga sipil.

Pertemuan Rabu adalah yang terakhir dari beberapa pertemuan dalam beberapa pekan terakhir untuk meratakan jalan bagi pembicaraan nasional itu.

Kelompok-kelompok Palestina itu bermaksud membentuk pemerintah persatuan, mungkin terdiri atas para teknokrat non-partisan, untuk menghadapi pemerintah asing, mengkoordinasikan pembangunan kembali di Gaza, serta mempersiapkan pemilihan legislatif dan presiden Palestina.

Seorang diplomat Arab mengatakan para penengah Mesir mengharapkan untuk menyelesaikan perjanjian pada waktunya guna mendapatkan persetujuan pertemuan puncak Arab yang dijadwalkan di Qatar akhir Maret.

Namun beberapa pengamat mengatakan akan sulit untuk merekonsiliasikan kebutuhan untuk memasukkan pendirian Hamas dalam kabinet baru itu dengan tuntutan AS dan Israel agar kelompok itu memenuhi syarat-syarat mereka untuk dialog.

AS dan negara-negara Uni Eropa menolak berhubungan dengan Hamas kecuali kelompok itu melepaskan kekerasan, mengakui hak Israel untuk hidup dan menerima perjanjian sebelumnya antara Israel dan pemerintah otonomi Palestina, yang dijalankan oleh Fatah.

Salah satu tugas paling sulit dalam pembicaraan itu adalah pembangunan kembali pasukan keamanan Palestina, yang selama 18 bulan terakhir telah terbagi antara pasukan yang dikendalikan Hamas di Gaza dan pasukan yang dikuasai Fatah di Tepi Barat.

Hani Habib, seorang pengamat politik di Gaza, mengatakan akan sulit untuk memecahkan persoalan inti itu. Ia mengatakan motif utama untuk membentuk kabinet persatuan itu adalah keinginan untuk memudahkan pembangunan kembali di daerah kantung pesisir tersebut.

“Pihak-pihak itu…mungkin tahu kesempatan untuk berhasil kecil tapi mereka ingin menunjukkan ada gerakan. Pangalaman mengajarkan pada kita untuk tidak mengulurkan banyak harapan sepanjang kemauan politik terus hilang,” katanya. (Ant/OL-02)

Filed under: Berita, , , ,

Hang Up Motorola

Boikot Motorola by clicking here.

Tolak Bantuan Amerika Ke Israel 2010

Sampaikan Penolakan Anda kepada Presiden Obama tentang Bantuan Militer Amerika ke Israel 2010 dengan mengklik Tolak Bantuan Amerika Ke Israel 2010. Di kelola oleh endtheoccupation.org

7 RESOLUSI IfP KEPADA PEMERINTAH BARU AMERIKA

Sehubungan dengan rencana kedatangan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Clinton ke Indonesia, The Indonesian for Palestinian (IfP) mendesak pemerintah baru Amerika agar segera: [1]. Akui Kemerdekaan Palestina secara penuh termasuk pengembalian wilayah Palestina berdasarkan peta negara Palestina tahun 1946 dari Safad, Acree hingga Gaza dan Beersheba. [2]. Hentikan bantuan Amerika baik secara politik, ekonomi dan militer kepada Israel. [3]. Hentikan bantuan dan penjualan senjata Amerika ke Israel. [4]. Hentikan kerjasama politik pro Zionisme Amerika dengan AIPAC. [5]. Desak PBB untuk memberikan sanksi politik ekonomi termasuk membentuk Mahkamah Internasional atas kejahatan kemanusiaan Israel di wilayah Palestina. [6]. Desak Israel untuk menarik pasukannya dari seluruh wilayah Palestina dan membebaskan para tahanan politik. [7]. Desak Israel untuk menghentikan blokade kemanusiaan Atas Palestina

RSS Palestine today

  • Palestinian stabs to death 3 members of Israeli family and wounds fourth in Halamish settlement July 22, 2017
    B’Tselem expresses its shock over Friday (21 July 2017) evening's attack in which Yosef Salomon, 70, his daughter, Chaya Salomon, 46, and his son, Elad Salomon, 36, were stabbed to death in their home in the settlement of Halamish by a Palestinian from the village of Kobar. Tova Salomon, 68, wife of Yosef and mother of Chaya and Elad, sustained moderate […]
  • Segregation fence on a-Salaimeh Street: The alternate route, 2017 July 20, 2017
    Since the fence was extended from a-Salaimeh to Gheith in May 2017, residents of the two neighborhoods must take a significant detour when the gate installed at the end of the fence is locked. B’Tselem field researcher Manal al-Ja’bri documented boys obliged to take a long alternate route, which includes flights of steps, to reach their home which is situate […]
  • Palestinian pedestrians barred from using southern entrance to Wadi a-Nasara neighborhood, 2017 July 20, 2017
    Wadi a-Nasara, al-Hareqa and Jabal Juhar are three Palestinian neighborhoods (pop. ~45,000) in the southern part of Hebron. The settlement of Kiryat Arba was established nearby, and settlers use the main road that links the neighborhoods and leads to al-Haram al-Ibrahimi (the Tomb of the Patriarchs). In Nov. 2002, Palestinians killed twelve members of the Is […]
  • Hebron: Segregation fence along a-Salaimeh Street extended, 2017 July 20, 2017
    Since the mid-1990s, the Israeli military has imposed a policy of segregation in the center of Hebron. As part of this policy, in 2012 it built a fence along the main road of a-Salaimeh neighborhood, dividing it lengthwise: a wide, paved section for Jews, and a narrow, rutted pedestrian passageway for Palestinians. Subsequent to footage published by B’Tselem […]
  • Khulud Jaber, a mother of five, from a-Nuseirat R.C., tells of her struggle to care for her family without a regular supply of electricity July 19, 2017
    I have five children: Iman is 13; Shahd, 12; Muhammad, 10; ‘Abd a-Rahman, 7 and Mira is two and a half.We’ve been suffering from power cuts for the past ten years. In the early days of the crisis, we had electricity eight hours on, eight hours off. I had to use candles for lighting. One night, two years ago, we nearly had a disaster when Muhammad rolled over […]
  • Israeli security forces shoot and kill Ahmad Zidani, Beit Rima, 18 Dec. 2016 July 18, 2017
    On the night of 18 Dec. 2016 four Israeli military and Border Police jeeps arrived at Beit Rima. In clashes that ensued, a member of the security forces shot and killed 17-year-old Ahmad Zidani. A security camera captured the moment Zidani was shot. The video was edited by B’Tselem.

RSS Campaign Againts Israeli

  • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

Arsip

Files

Respons

Mr WordPress on

Sekretariat

Jl. Kramat V No.2 Jakarta 10340 Telp. 62 21 3106085, Fax. 62 21 3923335 email:endthecolonialism@yahoo.com INDONESIA
Palestine Blogs - The Gazette

Translate

Agresraeli

Gaza Carnage Counter

kalender

July 2017
M T W T F S S
« Jun    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

People Killed in Iraq Today

Just Foreign Policy Iraqi Death Estimator

Hijriah

Supports

  • 2,716 hits

Our Guests

free counters